Selasa, 28 April 2015

Rasulullah, sebagai Pemimpin

Assalamu'alaikumwarahmatullah wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahiim..

Di tengah hiruk pikuk SPM (Seminar Pendidikan Matematika) yang menggelegarkan minggu-minggu akhir semester 6 ini, Rahma sempatkan berkunjung ke istana Sketsa Hati tercinta. Butuh refresh dulu otak ini :3

Kali ini, Rahma akan menjabarkan sebuah resume kajian dari Ustadz Salim A. Fillah. Seorang da'i dan penulis terkenal terutama di kalangan mahasiswa. Tulisannya kece beudh, top markotop lah (y). Recommended bagi yang suka sastra dan sejarah.

Topik kajian Majelis Jejak Nabi kali ini adalah Kepemimpinan Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW, tumbuh dalam asuhan paman beliau Abu Thalib yang miskin namun terhormat di kalangan Bani Hasyim. Namun beliau tidak pernah meminta bantuan pada siapapun meskipun dari kecil selalu membantu Abdul Muthalib menggembalakan kambing dengan upah segenggam kurma. (Rahma kiraian pamannya Rasul yang satu ini, kaya lho. Soalnya pernah baca sirah kalau beliau meminjamkan mahar 100 ekor unta pada Rasul untuk Khadijah. Tapi ternyataaa... nanti dijelasin yaa >.<)

Berikut adalah anggota keluarga Abu Thalib yang disebutkan oleh Ustadz Salim :

1. Satu ibu dengan ayah Abdul Muthalib (kakek Rasulullah)
  • Al-Harits
  • Al-Zubair
  • Shafiyah
  • Abu Lahab
2. Beda ibu dengan ayah Abdul Muthalib (kakek Rasulullah)
  • Abbas
  • Hamzah

Pada umur 12 tahun, Rasulullah ikut paman beliau ke negeri Syam. Namun perjalanan tersebut gagal, karena saat di perbatasan Syam ada aura yang tidak mengenakkan seperti pandangan tidak senang dari orang-oramg pada keponakan Abu Thalib ini. Buhairah memberitahukan kepada Abu Thalib bahwa keponakannya ini akan menjadi seorang yang besar. Sehingga Abu Thalib cemas. 

Beberapa point yang harus kita tau tentang Rasulullah :
  • Pernah suatu ketika Rasulullah berniat mengunjungi pasar malam, namun beliau dijadikan tertidur di bawah sebuah pohon oleh Allah sampai begitu terus selama 3 hari berturut-turut.
  • Abu Jahal pernah bergulat dengan Rasulullah, hingga Abu Jahal punya bekas luka para di lututnya. (Waaah..)
  • Selalu membantu paman beliau, dan bergelar Al-Amin karena beliau selalu menepati janji, bahkan pernah suatu hari seseorang membuat janji dengan Rasulullah untuk bertemu di suatu tempat. Tapi orang tersebut lupa akan janjinya, hingga pada hari ketiga setelah janji itu berlalu, orang tersebut pergi ke tempat perjanjian daaaann.... jreng jreeeng.. Rasulullah ternyata menunggu selama 3 hari 3 malam disana :'))

Sifat-sifat Rasullullah SAW. :
jujur, amanah, dapat dipercaya, fathanah, tabligh, cerdik
Dengan kejujuran yang dimiliki Rasulullah menjadikan beliau orang yang amanah (menjaga sekali) sehingga beliau menjadi insan yang bermanfaat bagi lingkungan. Dengan kejujurannya tersebut beliau menjadi orang yang transparan, tidak menutup-nutupi. Selain itu beliau menjadi sosok pribadi yang informatif. MasyaaAllah.

Pernikahan Rasulullah :
Rasulullah melamar Khadijah setelah Maisaroh (bener gak ya ini tulisannya :3) menemui Rasulullah kemudian paman Rasulullah, Abu Thalib yang mengajukan Khadijah untuk segera dipinang oleh Rasulullah. Maisaroh ini laki-laki yaa, bukan perempuan :))
Karena Abu Thalib menyetujui Rasulullah untuk melamar Khadijah, maka Khadijah menghadiahkan 100 ekor unta pada Abu Thalib. Dan kemudian Abu Thalib menjadikannya mahar untuk Khadijah demi menjaga kehormatan Khadijah yang seorang bangsawan.

Khadijah adalah gambaran sakinah untuk Rasulullah SAW.

Sakinah sendiri memiliki beberapa makna, berikut diantaranya yang disebutkan Ustadz Salim A. Fillah :
  1. pernikahan yang agar kalian dapat menjaga kesucian diri dengan adanya pasangan dari perbuatan maksiat dan dosa besar.
  2. pernikahan yang membangun ikatan batin ('athifah) sampai pada tingkat "Laa ilaa ha illallaah", membangun kesejiwaan dengan ikatan batin tersebut.
  3. kecendrungan dalam hati dan pikiran untuk semuanya, tidak pernah melihat, memikirkan sesuatu kecuali teringat akan pasangannya.
  4. merasakan ritme ketenangan bersama pasangan.
  5. menutup aib satu sama lain. Sesuai dengan yang diungkapkan dalam Al-Quran bahwa suami dan istri satu sama lain adalah pakaian. Maksud dari pakaian disini adalah : menjaga dari ucapan luar, serangan dan bahaya luar ; menutup/ menyembunyikan dari hal yang tidak patut ; dan untuk saling memperindah satu sama lain.

Rasulullah dan Khadijah dikaruniai putra putri :
  • Qasim bin Muhammad, meninggal pada waktu kecil.
  • Zainab binti Muhammad, menikah dengan Abu Al Ash kemudian memiliki putri Umamah, yang nanti menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
  • Ruqayyah binti Muhammad, menikah dengan Utsman bin Affan.
  • Ummi Kultsum binti Muhammad, menikah dengan Utsman bin Affan.
  • Fathimah, menikah dengan Ali bin Abi Thalib.
  • Thahir (sebenernya yang putra beliau terakhir ini Rahma bingung, kok namanya Thahir. Sepengetahuan Rahma namanya bukan ini, tapi Wallahu'alam. Barangkali Rahma salah dengar, atau memang Rahma salah pengetahuannya selama ini. Kalau teman ada yang tau, mangga dikoreksi lewat komentar di bawah yaa :))

Abu Lahab, sangat mencintai Rasulullah. Sewaktu kecil, Zainab dan Ruqayyah diambil oleh Abu Lahab dan istrinya, Jamilah.

Ahli Bait Rasul adalah seluruh istri Rasulullah SAW tanpa kecuali dan keluarga Ali, Jafar, dan Abbas.

Gelar Al-Amin diberikan pada Rasulullah setelah peristiwa banjir di Ka'bah :
  • Al-Walid bin Mughari, menjadi pemimpin proyek perbaikan Ka'bah
  • Pintu Ka'bah ditinggikan dari semula, dengan kuncinya dipegang orang-orang tertentu serta hanya bisa dimasuki orang-orang tertentu juga.
  • Rasulullah datang ke Masjidil Haram dari arah Baabussalam, beliau memberi solusi untuk peletakkan Hajar Aswad.

Perhatikan surat At-Taubah ayat 128-129, beberapa point penting yang harus digaris bawahi :
  • memakai nada Bara'ah (pemutusan hubungan) kepada orang-orang musyrik, ultimatum kepada orang-orang musyrik agar segera pergi dari tanah haram (suci)
  • surat ini tidak dimulai dengan basmalah, karena isinya adalah sambungan dari surat Al-Anfal yang tentang Jihad. Terkait lafdz basmalah, ada di tengah-tengah surat An-Naml, bercerita tentang Nabi Sulaiman AS yang memulai tradisi dengan mengawali surat dengan Basmalah.

Inilah inti dari kajian, Kepemimpinan Rasulullah :
  1. Min anfusikum, Rasulullah berasal dari kalangan mereka sendiri, yang dikenal, yang tidak berbeda. Kalau berbeda, maka akan timbul pernyataan "Bagaimana kami akan meneladaninya, sedangkan dia berbeda?". Beliau adalah sosok yang ada di tengah-tengah umatnya. Kata Ustadz Salim, lobang dari dakwah adalah keluarga dan tetangga. Karena yang tau bagaimana tabiat, keseharian diri adalah keluarga dan tetangga. Sehingga  jadilah pribadi yang manfaat bagi tetangga, membantu tetangga-tetangga maka kehadiran akan menjadi manfaat.
  2. Beliau merasakan berat bila ada yang menyusahkan umatnya. Sebagaimana yang kita tau, Rasulullah adalah pribadi yang senantiasa mengingat nasib umatnya. "Ummati, ummati, ummati", begitulah beliau sangat mengkhawatirkan umat beliau. Pada hari akhir nanti, ketika seluruh pertanggungjawabn diminta, saat itulah Rasulullah akan senantiasa memohon ampunan kepada Allah untuk umatnya. Diantara semua Nabi dan Rasul, semuanya menolak saat para manusia meminta untuk mohon diampunkan pada Allah. Terkecuali Rasulullah SAW, beliau akan bersujud hingga Allah mengabulkan permohonan beliau. Allah akan memasukkan umat Rasulullah ke dalam surga, hingga Rasulullah mengangkat kepala beliau dari sujudnya. :') Teman-teman, mungkin kita merasa hidup di dunia sangatlah berat. Penuh lika-liku, kesedihan, kesenangan, dan lainnya. Tapi sesungguhnya, sakratul maut itu lebih berat dari kehidupan dunia, seakan-akan kayu yang berduri-duri diletakkan di kerongkongan kemudian dicabut dengan cepat dan kuat. :'( Tapi, kehidupan alam kubur lebih berat dari sakratul maut. Akan semakin berat ketika fasenya terus meningkat. Setelah azab kubur adalah kebangkitan, dan ini lebih berat dari azab kubur sebagaimana dalam surat Yasin "Qaaluu yaawaylanaa manba'aatsanaa min marqadina" terjemahannya "Mereka berkata, 'Celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?'". Ini menunjukkan bahwa hari kebangkitan itu lebih berat dari alam kubur. Lalu naik tingkatan ke fase pembagian buku amal, jika diberikan dari kanan beuntunglah ia, adapula yang dari kiri, dan yang paling menakutkan adalah dari belakang karena saking malunya ia dengan amalannya, ia menussukkan tangannya ke badannya untuk menerima buku amal. Na'udzubillahi mindzaalik. Belum selesai, lebih berat lagi adalah saat amalan ditimbang. Mungkin akan ada perkiraan yang tidak kita duga terjadi, saat diri merasa amalan  baik telah banyak dilakukan, ternyata ada secuil niat atau sombong atau banyak hal yang takkan terduga dapat menghilangkan amalan baik tersebut. Masuk tahap yang lebih berat, yakni melewati jematan Mustaqim yang lebarnya ibarat sehelai rambut dibagi tujuh. :'( Recomended buat temen-temen nonton video ini https://www.facebook.com/MuslimSpeakers/videos/813145665435148/?pnref=story
  3. Beliau adalah pribadi yang sangat menginginkan kebaikan untuk umatnya. :')
  4. Serta amat sangat lembut dan penyayang bagi orang-orang beriman. :')

Alangkah baik dan inginnya kita bila memiliki pemimpin yang akhlak kepemimpinannya macam Rasulullah SAW. Tentunya setiap urusannya akan ditaati dan pribadinya akan dihormati. Semoga Allah mengaruniakan kita pemimpin seperti ini, aamiin :)

Sekian resume yang bisa Rahma sampaikan, bila ada salah Rahma memohon ampun pada Allah. Namun tetap, niat menulis resume ini semata-mata karena Allah, mengaharap Ridha Allah. Semoga bermanfaat :) aamiin
Wallahu'alam.
Allahummaghfirlii.