Kamis, 31 Oktober 2013

Mengaku Muslim? Baca Ini..



Negara tempat manusia berdiam semenjak ia kecil hingga ia mulia berakal akan mempengaruhi prilaku manusia tersebut. Percaya atau tidak, silahkan simak tulisan ini hingga akhir :)

Salah satu prilaku buruk manusia Indonesia adalah menunda-nunda pekerjaan. Semua kalangan sangat mahir akan hal ini. Tidak hanya anak muda saja, bahkan orang tua-tua sekalipun sangatlah ahli dalam bidang ini.

Satu fakta kita ambil, yakni kasus ketika seorang mahasiswa diberikan tugas oleh dosennya dan baru dikerjakan H-1 pengumpulan tugas, bahkan ada yang mengerjakannya J-beberapa gituh. Widiih.. hidup emang keras bro!

Hingga sampai ketika memasuki masa tuanya, manusia Indonesia baru merasakan kepepet ibadah pada TuhanNya, esspecially Muslim Indonesia. Disaat umur sudah tak memungkinkan untuk hidup lama di permukaan bumi serta angkasa, barulah manusia sadar kalau ia harus segera bertobat pada TuhanNya, menyesali segala kesalahan selama ini. Dengan tangisan yang menderu-deru, tobat ratusan kali dan berlomba-lomba sedekah ke mesjid.

Ya, seperti itulah manusia. Entah cuma di Indonesia atau di seleruh penjuru negeri ini. Apakah ada satu sudut Bumi ini yang menampakkan ketaqwaannya pada Sang Pencipta? Hanya Tuhan yang tau.

Kebiasaan menunda pekerjaan ini, sangat bertentangan dengan salah satu kategori Amalan yang Ihsan. Ihsan artinya secara harfiah adalah baik, berarti amalan Ihsan adalah amalan yang baik.
Kategori amalan dapat dikatakan sebagai amalan yang baik adalah :

1. Ikhlasunniyah (niat yang ikhlas), niat tidak hanya berada pada awal pekerjaan saja. Akan tetapi, mencakupi   seluruh aspek pekerjaan tersebut. Yakni ikhlas di awal, tengah dan akhir pekerjaan. Banyak dari kita, terutama mahasiswa (karena saya saat ini berada pada era mahasiswa) di kala awal suatu pekerjaan niatnya sungguh mulia, penuh kobaran semangat yang menggebu-gebu. Akan tetapi, ketika berbagai kendala mulai merebak, mempengaruhi niat yang baik, segalanya berubah menjadi suatu niat yang buruk sekali. Semangat menjadi kendor, hati mulai goyah untuk bertahan pada pekerjaan tersebut. Allah, adalah Tuhan yang paling mengerti akan hambaNya. Niat seseorang itu dinilai olehNya dari awal sampai akhir pekerjaan. Jadi, jangan sampai kita menyesal nanti di akhirat ketika melakukan begitu banyak kegiatan yang nampaknya bermanfaat untuk umat namun diselingi oleh niat yang tidak ikhlas beribadah karena Allah sehingga akan dicap sebagai amalan yang sia-sia. Tak ada nilainya dimata Allah.

2. Ibqanul Amal (amalan yang rapih/tertata), ketika melakukan suatu pekerjaan ada manusia yang bekerja dengan sungguh-sungguh, melakukannya dengan rapih. Namun ada pula manusia yang dengan sifat malas beranak pinaknya melakukan pekerjaan asal-asalan. Contohnya, diberikan tugas soal matematika. Eh malah dikerjain dengan cara nyontek sama temen sendiri. Yang penting ngumpulin, ntah apa yang ditulis sama temen sendiri gak ngerti. Ya itu salah satu contohnya (hayoo ngaku bagi yang ngerasa :p). Amalan yang rapih, adalah amalan yang dikerjakan dengan landasan awal yakni niat ikhlas. Sehingga dalam melakukan pekerjaan pun nantinya akan dilakukan dengan senang hati, tidak dalam keadaan kepepet. Tidak akan ada kata SKS lagi, alia Sistem Kebut Semalam. (padahal sering banget sistem itu dipake mahasiswa ketika masa-masa ujian)

3. Jaudatul 'Ada (penyelesaian yang baik). Lakukanlah pekerjaan itu dengan seutuhnya, jangan setengah-tengah. Itulah kalimat perintah yang dapat menggambarkan makna dari Jaudatul 'ada disini. Seringkali ditemui kebiasaan manusia yakni meremhkan hal yang kecil-kecil. Contohnya, saat mencuci piring. Masih ada bekas-bekas yang dibiarkan menempel walaupun setitik noda. Itu salah satu bentuk ketidak pedulian akan hal kecil. Bagaimana bisa manusia mengelola hal yang besar, proyek yang amazing jika hal sekecil itu saja ditelantarkan?(apakah orang itu adalah Anda?)

Demikian kategori-kategori yang menjadi syarat suatu amalan dapat dikatakan Ihsan (baik).

Jika dilihat prilaku Manusia Indonesia saat ini, bisa dikatakan bahwa setiap pekerjaan mereka tidaklah termasuk kedalam Amalan yang Ihsan. Sebab penyakit menunda-nunda pekerjaan masih terpatri jelas di jidat masing-masingnya. Tapi itu bukanlah cap prilaku yang kekal, cap itu bisa hilang dengan mengubah prilaku buruk tersebut. Jika Anda mengaku Muslim maka indahkan lah 3 kategori di atas. 
Islam memiliki penganut yang tidak biasa, mereka Muslim adalah umat yang terbaik. Umat Nabi Muhammad yang hidupnya teratur serta baik.

oleh : Rahmatul Husna (Mahasiswa juga kok hehe)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar